buat damai dirimu

by pramana

 

 

 buat damai dirimu,

damai pula lah bumimu.

 

kalimat sederhana, sms dari seorang kawan semalam tadi.

 

ada benarnya juga.

 

bumi yang penuh konflik sekarang ini,

entah konflik agama,

konflik suku,

konflik adat,

konflik suami-istri,

konflik budaya,

konflik rebutan minyak,

 

konflik antar manusia.

 

bisa jadi, karena kita sebagai manusia,

sering lupa untuk membuat damai diri sendiri.

mendamaikan diri sendiri.

 

 

Perang dunia II terjadi, mungkin karena  si der fuhrer, Hitler lupa untuk berdamai dengan egonya.

atau perang amerika-iraq, bisa jadi berawal dari kegagalan bush untuk berdamai dengan nafsunya.

 

 

Perang-perang besar, pertengkaran-pertengkaran, dendam tanpa akhir, saling curiga, saling menghujat,

kejadian dan tindakan-tindakan itu muncul, karena kita terkadang kurang arif dalam menyikapi sesuatu.

kadang kita terjebak pada pemikiran-pemikiran rumit dan negatif tentang sebuah masalah,

padahal sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana dan positif.

 

 

buat damai dirimu,

dan damai pula lah bumimu.

berdamai dengan ego,

berdamai dengan nafsu pribadi,

berdamai dengan kecurigaan-kecurigaan diri,

kecurigaan-kecurigaan pada orang lain,

berdamai dengan keinginan untuk menjatuhkan.

 

hadapi semua keadaan dengan senyuman,

berfikir baik,

sebarkan energi positif,

dan seluruh dunia akan menyambut kita dengan senyuman pula.

 

 

klise memang,

tapi manjur sepertinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

endji787.06

saat membuat tulisan ini, saia merasa sedemikian munafik. Berbicara tentang sikap positif, padahal sendirinya masih suka berbuat negatif. Masih perlu banyak belajar untuk berdamai dengan ego sendiri.

Iklan