Aku tidak menemukan manusia Indonesia di jalan raya.

by pramana

Laulintas menunjukkan budaya?

Bisa jadi.

Entah apa yang terjadi pada orang Indonesia, ketika saia SD dulu, saia sering membaca atau menemukan kalimat yang menyebutkan bahwa orang Indonesia itu ramah-ramah.

Baik hati dan murah senyum.

Sebuah gambaran yang begitu membanggakan saia.

 

Gambaran itu mendadak hancur di jalan raya.

Aku tidak menemukan orang Indonesia di sana.

Jalan raya tidak lebih dari sirkuit balapan,

tempat ego manusia saling berpacu.

Saling serobot,

Saling pepet,

Saling senggol,

Pacu gas sekencang mungkin,

Geber knalpot sekeras mungkin,

Langgar lalin,

“Apapun caranya, asal aku lebih dulu darimu”

“bagaimanapun kondisinya, asal aku lebih cepat darimu”

 

Parah.

Konyolnya,

Hal-hal seperti itu justru lebih banyak dilakukan oleh anak-anak muda.

Sepertinya mereka berpikir, ngebut di jalanan itu keren,

Melawan arus itu berani,

Melanggar lalin itu menakjubkan,

Menggeber knalpot itu jantan.

 

Apa pemuda Indonesia sudah mulai kehilangan budaya?

Apa jadinya bangsa ini,

Kalo pemudanya, calon penerus bangsa, seperti itu kondisinya?

Tak terbayangkan.

 

Jadi emosi gini…

 

Sudahlah,

Lalulintas sudah jadi sedemikian semrawut,

Bingung juga mau ngasih solusi apa,

Semoga saia tidak termasuk dalam kategori manusia tidak berbudaya,

Semoga pemuda Indonesia yang berbudaya masih cukup banyak jumlahnya.

Iklan