sepeda hilang

25 03 2008
Berita kehilangan. 
Telah berpindah tempat, atau jika boleh dikatakan ‘telah hilang’, empat buah sepeda di lingkungan sekitar tempat tinggal saia.
Saia tinggal di Kawasan Bintaro, Jakarta
Selatan.Empat sepeda itu hilang, bukan karena melarikan diri atau lenyap secara tak sengaja karena ulah pesulap pemula.
Empat sepeda itu hilang karena dimaling orang, jadi, selain berpindah tempat, sepeda-sepeda itu juga berpindah hak milik dengan cara yang tidak benar.
Dua sepeda hilang di sekitaran Haji Sarmili,
Satu sepeda hilang di Kampus,
Satu lagi sepeda hilang di bilangan Kalimongso. 
Hingga tulisan ini diterbitkan, masih belum ada kejelasan mengenai siapa pencurinya,
bagaimana ciri-ciri fisiknya,
ciri-ciri mentalnya,
apa motifnya,
bagaimana modusnya,
dijual kemana sepedanya,
dimana rumahnya,
siapa bapaknya,
berapa anaknya,
berapa ukuran sepatunya,
apalagi jumlah bulu di tubuhnya.
Yang jelas, dia atau mereka adalah manusia-manusia dengan kadar pengecut yang sangat tinggi. 
Turut berduka cita untuk rekan-rekan yang telah kehilangan.
Semoga ada hikmah lain yang lebih baik dibalik kejadian itu.
Semoga tidak menyurutkan semangat rekan-rekan,
Untuk bersepeda lagi,
Untuk mengurangi polusi lagi,
Untuk menyelamatkan bumi lagi.
Semoga rekan-rekan yang lain bisa lebih waspada.  

Salam lestari.





jakarta tidak berbudaya

14 03 2008

berlalulintas di jakarta adalah media yang bagus untuk melatih kesabaran dan kesadaran.

kemacetan yang hampir tiap saat terjadi,

kondisi jalanan yang mudah sekali banjir,

penuh lubang,

lampu lalulintas yang seringkali mati,

jalur transjakarta yang memangkas sebagian jalan…belum lagi polusinya. 

sayangnya, beberapa hal di atas justru tidak membuat manusia-manusia jakarta ini jadi sadar, apalagi sabar.

yang banyak ditemukan adalah manusia-manusia liar yang egosentris.egois akut.

“apapun dilakukan asal aku yang duluan, apapun dilakukan asal bisa cepat”

yang ada adalah manusia-manusia yang tidak bisa menghargai orang lain,

berkendara seenaknya, sekenanya, tidak peduli bakal membahayakan orang lain atau tidak. Bagaimana mau memikirkan orang lain, keselamatan diri saja tidak digubris.  

dan beberapa minggu ini segala keliaran itu semakin menjadi saja.

menerobos lampu merah,

berhenti seenaknya,

salip kiri,salip kanan tanpa lampu sein,

menjajah trotoar,

ngebut malam-malam tanpa lampu.. 

 ah sudahlah,manusia-manusia itu memang tidak berbudaya,

semoga mereka selamat sampai tujuan,tidak mati konyol di jalanan. 





mari bersepeda ke kantor..

10 01 2008

 b2w

isu pemanasan global sudah makin mengglobal,

dan efeknya mulai dirasakan bumi.

cuaca yang tidak menentu,

bencana alam yang tak kunjung berhenti..

lawan pemanasan global,

walaupun tidak bisa menghentikan,

setidaknya ikut andil untuk mengurangi.

ayo bersepeda, bersepeda kemana mana,

ke kantor, ke rumah..

kurangi polusi..

kurangi pencemaran..

selamatkan lingkungan,

selamatkan bumi,

selamatkan diri.