Memandang jalanan jakarta

28 08 2008

 

 

Memutar roda di jalanan jakarta, entah dengan sepeda, entah motor.

Jakarta  tidak pernah berubah, masih sama seperti dulu.

Masih dipenuhi bunyi klakson,

Hingar bingar knalpot racing,

Motor motor yang menjajah trotoar,

Laju kencang mobil mewah,

Kopaja sakit-sakitan, batuknya asap hitam,

Bajaj oranye dengan penuh percaya diri memotong jalur,

Lampu lalulintas yang tidak punya fungsi,

Aspal jalanan yang tidak sesuai perhitungan,

Jutaan polisi tidur,

Koruptor koruptor jalanan.

 

Kota ini seperti dibangun dengan egoisme.

 

 

 

Endji787.06  siapa suruh datang jakarta?


Tindakan

Information

Satu tanggapan

29 08 2008
ayyu

hmmmm….tapi tetap bikin kangen,,,
hey,,,,tidak ada yang sempurna bukan….
sapa suruh datang jakarta???
suruh sapa datang jakarta?
yang salah bukan jakarta….
kasian jakarta…
terlalu banyak yang cinta dia….sampai mereka tak sadar telah menyakitinya…
hey….apa pula ini?

Tinggalkan sebuah tanggapan